SOLOK SELATAN, 13 Januari 2026 – Dalam upaya memperkuat tata kelola aset negara yang akuntabel dan transparan, Kepolisian Resor (Polres) Solok Selatan menggelar kegiatan koordinasi serta pengecekan fisik dan administrasi terhadap Inventarisasi Aset Tanah milik Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) di wilayah hukum Solok Selatan. Kegiatan yang berlangsung pada Selasa (13/01) ini difokuskan pada pemastian legalitas dan validitas data spasial aset yang telah bersertipikat.
Agenda utama dalam kegiatan ini adalah pelaksanaan Plotting Bidang Aset Tanah, sebuah langkah teknis untuk memetakan posisi geografis tanah secara presisi ke dalam sistem pemetaan pertanahan nasional. Hal ini dilakukan guna memastikan bahwa seluruh aset tanah yang dikelola oleh Polres Solok Selatan tidak hanya sah secara hukum (de jure), tetapi juga terdata secara digital (de facto) dalam basis data pengelola Barang Milik Negara (BMN).
Optimalisasi Pengelolaan Barang Milik Negara (BMN)
Bahwa inventarisasi ini merupakan bagian dari instruksi pimpinan Polri untuk melakukan penataan aset secara menyeluruh. Dengan adanya plotting yang akurat, potensi sengketa lahan atau tumpang tindih kepemilikan di masa depan dapat diminimalisir secara signifikan.
“Langkah ini adalah bentuk komitmen kami dalam mendukung tertib administrasi di lingkungan Polri. Setiap jengkal tanah yang merupakan aset negara harus terpetakan dengan jelas dalam sistem, sehingga mendukung optimalisasi penggunaan aset untuk kepentingan dinas dan pelayanan masyarakat,” ujar perwakilan Polres Solok Selatan di sela-sela pengecekan.
Integrasi Data Spasial dan Digital
Proses plotting bidang tanah ini melibatkan sinkronisasi data sertipikat fisik dengan basis data sistem informasi pertanahan. Beberapa poin utama dalam kegiatan ini meliputi:
- Verifikasi Batas Fisik: Memastikan patok batas tanah di lapangan sesuai dengan yang tertera dalam dokumen sertipikat.
- Digitalisasi Data: Memasukkan koordinat geografis aset ke dalam aplikasi pengelolaan BMN dan sistem pemetaan digital guna memudahkan pengawasan.
- Mitigasi Risiko: Mengidentifikasi secara dini aset-aset yang memerlukan pemeliharaan administrasi atau pengamanan fisik lebih lanjut.
Sinergi untuk Akuntabilitas
Kegiatan ini juga menjadi sarana koordinasi lintas fungsi di internal Polres Solok Selatan guna memastikan manajemen aset berjalan seiring dengan prinsip-prinsip akuntansi pemerintah yang baik. Dengan terpetakannya seluruh aset secara sistematis, laporan keuangan dan daftar inventaris barang Polres Solok Selatan diharapkan dapat mempertahankan standar kualitas yang tinggi dalam audit kinerja tahunan.
Melalui langkah proaktif ini, Polres Solok Selatan membuktikan profesionalismenya tidak hanya dalam penegakan hukum, tetapi juga dalam aspek manajerial pengelolaan harta kekayaan negara yang diamanahkan kepada institusi Polri.



